Music

Jumat, 16 Oktober 2015

Manusia dan Cinta Kasih


Assalamualaikum... Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang "Manusia dan Cinta Kasih". Mari kita kupas satu persatu materi berikut ini. Lets check it out...

A.    Pengertian Cinta Kasih
Cinta kasih bersumber pada unsur rasa, yang merupakan ungkapan perasaan, didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan dipertimbangkan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab. Cinta kasih terdiri dari paduan dua kata yang berarti psikologis yang dalam, susah untuk didefinisikan dengan rangkaian kata. Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta kasih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan, dan pengapdian yang diungkakan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab.

B.     Cinta Menurut Ajaran Agama
Cinta adalah hasrat yang dimiliki oleh setiap manusia yang menyebabkan timbulnya rasa ingin memiliki, atau rasa suka dalam dirinya. Cinta dari segi agama adalah mencintai hal yang sangat berarti bagi diri sendiri sepanjang hidupnya, kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang sangat berarti untuk saling menghargai antara sesama manusia. 
Cinta adalah sebuah kegiatan aktif yang dilakukan manusia oleh objek lain, berupa pengorbanan diri, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, patuh dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut. Berbagai macam cinta yaitu cinta kepada Tuhan, cinta kepada sesama manusia, cinta kepada diri sendiri, cinta kepada bumi , dan cinta kepada kehidupan yang sedang dijalani.

1.      Cinta Kepada Tuhan YME.
Dalam pandangan agama cinta yang pertama harus kita miliki ini ialah Cinta Kepada Tuhan YME. Kita mencintainya dengan cara selalu bersyukur, selalu Menjalankan Ibadahnya, mematuhi perintahnya dan juga menjauhi larangannya. Dapat kita sadari bahwa cinta yang Tuhan berikan kepada kita adalah cinta dan kasih sayang yang sangat besar. Tuhan Menciptakan manusia sebagai makhluk paling sempurna dibanding makhluk lainnya.

2.      Cinta Kepada Sesama Manusia.
Dalam menjalani hidup, kita sadari bahwa kita tidak hanya sendiri, kita membutuhkan orang lain. Ada baiknya dalam menjalankan kehidupan ini kita dapat mencintai, memberikan kasih sayang kita kepada sesama manusia. Memiliki perasaan simpati adalah wujud kebersamaan dan saling menghargai.

3.      Cinta Kepada Bumi
Tuhan menciptakan kehidupan didunia ini beseta isinya seperti Tumbuh-tumbuhan, alam jagat raya, serta keindahan-keindahan yang tak ternilai di Bumi ini. Mencintai Bumi bermakna pula Mencintai apa yang Tuhan sudah berikan untuk manusia dengan mensyukuri, dan selalu menjaga, melestarikan, serta merawat segala isi Bumi.

4.      Cinta Kepada Kehidupan yang Kita Jalani.
Mencintai dengan mensyukuri kehidupan yang kita jalani ini adalah cara Bagaimana kita juga Mencintai Tuhan YME. Menikmati perjalanan kehidupan yang sedang dijalani, meski terdapat banyak permasalahan di dalamnya. 
Tujuan dari Mencintai tersebut adalah rasa bagaimana manusia terus berjuang, berusaha, terus rajin belajar dengan cara bersungguh-sungguh dalam kehidupan ini.
Meraih Cita-cita Setinggi mungkin, kelak dapat merubah kehidupan supaya menjadi lebih baik lagi.

C.     Kasih Sayang 
Kasih sayang adalah sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik mahluk hidup ataupun benda mati seperti menyayangi diri sendiri sendiri berdasarkan hati nurani yang luhur. Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya untuk terus memupuk rasa kasih sayang terhadap orang lain tanpa membedakan saudara , suku, ras, golongan, warna kulit, kedudukan sosial, jenis kelamin, dan tua atau muda.

1.      Kasih Sayang dalam Keluarga
Keluarga adalah sebagai suatu kesatuan dan pergaulan yang paling awal. Sebagai satu kesatuan merupakan penggabungan dari beberapa orang yang ditandai oleh hubungan genelogis dan psikologis yang saling ketergantungan dengan karakteristiknya yang berbeda. 
Keluarga merupakan bagian dari lingkungan kecil yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak yang merupakan bagian dari masyarakat dan bangsa, oleh sebab itu kekuatan suatu negara bersumber pada kekuatan keluarga, baik menyangkut kelancaran, keselamatan ataupun kelangsungan hidup suatu keluarga. 
Faktor yang perlu diperhatikan dalam memelihara keluarga adalah dengan adanya sikap kerjasama dalam memenuhi kebutuhan anggota keluarga, yaitu :
·      Kebutuhan Akan Rasa Kasih Sayang
·      Kebutuhan Akan Rasa Aman
·      Kebutuhan Akan Harga Diri
·      Kebutuhan Akan Rasa Kebebasan
·      Kebutuhan Akan Rasa Sukses
·      Kebutuhan Akan Mengenal Lingkungan
·      Kasih Sayang dalam Kehidupan Bertetangga

Dalam kehidupan masyarakat pemerintahan yang terkecil adalah rukun tetangga (RT) yang mempunyai peran untuk membuat semacam keteraturan masyarakat yang hidup disekitar wilayahnya tersebut bejuang untuk kehidupan yang dicita-citakan. Dapat terlaksana apabila setiap komponen menyadari betapa pentingnya kehidupan yang penuh keteraturan dan berusaha menjalankan ketentuan yang berlaku. 
Organisasi kemasyarakatan (ORMAS)  mempunyai corak yang bermacam-macam dalam mengembangkan segi sosial dari kehidupan pemuda. Melalui organisasi pemuda berkembanglah kesadaran nasional, kecakapan-kecakapan didalam pergaulan dengan sesama kawan dan sikap yang tepat dalam berhubungan antar manusia.

D.    Kemesraan
Kemesraan asal mulanya dari kata mesra yang bermakna sangatlah erat (karib). Secara istilah, kemesraan dapat bemakna sebagai suatu keadaan dimana kita memiliki hubungan yang sangat erat kepada seseorang, dan kita merasa sangat nyaman bila di dekatnya.

E.     Pemujaan
Pemujaan adalah kegiatan memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi. Pemujaan dapat dikategorikan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur, memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada. 
Pemujaan kepada para leluhur adalah suatu kepercayaan bahwa para leluhur yang telah tiada masih dapat untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. 
Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.

F.      Belas Kasihan
Istilah belas kasihan adalah untuk membedakan antara cinta kepada orang tua, pria-wanita dan cinta kepada Tuhan. Perbuatan menaruh belas kasihan adalah orang yang berahlak. Manusia berpotensi untuk berbelas kasihan.  
Masalahnya sanggupkah dia menggugah potensi belas kasihanya itu. Jika orang itu tergugah hatinya, berarti orang berbudi dan terpujilah oleh Tuhan YME.
Dalam kehidupan, banyak sekali yang harus kita kasihani dan banyak cara untuk berbelas kasih. Yang perlu kita kasihani diantaranya Yatim piatu, orang-orang jompo yang tidak mempunyai ahli waris, pengemis yang benar-benar tidak mampu bekerja, orang sakit dirumah sakit, orang cacat, masyarakat yang hidup menderita dan sebagainya.  
Orang –orang itu umumnya menderita lahir dan batin dan umumnya sedikit tangan yang menaruh belas kasihan. Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi.


G.    Cinta Kasih Erotis
Cinta kasih erotis adalah kehausan akan penyatuan yang sempurna. Pada intinya cinta kasih tersebut bersifat ekslusif bukan uiversal. Cinta kasih erotis kerap kali digambungkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. 
Tetapi seperti yang sudah dikatakan terlebih dahulu, pengalaman intimitas, kemesraan yang tiba-tiba ini pada intinya hanyalah sementara saja. 
Keinginan seksual dengan mudahnya dapat dicampuri oleh tiap-tiap perasaan yang mendalam, sedangkan cinta kasih adalah satu diantaranya. Cinta kasih dapat menstimulus keinginan untuk bersatu secara seksual. Daya tarik seksual untuk sementara waktu menimbulkan khayalan penyatuan.
Dalam cinta kasih erotis terdapat ekslusivitas yang tidak terdapat dalam cinta kasih persaudaraan dan cinta kasih keibuan. Cinta kasih erotis mengeksklusifkan cinta kasih terhadap orang lain hanyalah dilihat dari segi pandang fusi erotis dan keikutsertaan dengan semua aspek kehidupan orang-orang lain, tapi bukan dalam arti cinta kasih yang mendalam.
Cinta kasih erotis apabila manusia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian, yaitu bahwa seseorag sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam dalamnya.
Dengan demikian, baik pandangan yang menyatakan bahwa cinta kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak lain daripada perbuatan kemauan. Oleh sebab itu, gagasan bahwa hubungan pernikahan dengan mudah dapat diputuskan apabila orang tidak bersukses didalamnya, adalah gagasan bahwa hubungan semacam itu, didalam keadaan bagaimanapun, tidak boleh diputuskan.

Begitulah uraian mengenai materi di atas. Masih banyak kekurangan dan kesalahan dari penulis, maka dari itu penulis berharap kritik dan saran pembaca untuk penyempurnaan materi ini. Semoga uraian berikut dapat membantu anda sekalian. Wassalamualikum...

Daftar Pustaka 
·         Irfan, Z., dan Fuatman. 2011. Ilmu Budaya Dasar dan Pengetahuan. Yogyakarta: Universitas PGRI Yogyakarta








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jadilah komentator yang cerdas ^_^