Assalamualaikum...
Pada kesempatan ini saya ingin membahas materi tentang "Manusia dan Tanggung
Jawab". Apa saja ulasan yang ada didalamnya? Mari kita pelajari bersama. Lets
check it out...
A. Pengertian
Tanggung Jawab
Menurut kamus besar bahasa Indonesia Tanggung jawab
adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab
merupakan berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya
sebagai kesadaran dan kewajibannya.
Tanggung jawab adalah ciri manusia beradab
(berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik,
atau buruk perbuatannya itu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan
pengabdian dan pengorbanannya.
Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu
ditempuh usaha melalui pendidikan penyuluhan, keteladanan, dan takwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa.
Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar
dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor
eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila
kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri
manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari
kehidupan sekitar yang menunutut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang
menyebabkan frekwensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
B. Macam-Macam
Tanggung Jawab
Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya
sendiri atau untukkeperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain
dalam masyarakatatau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia
juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu
kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat
dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar
ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu
1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan
kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam
mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa
memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur
sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia
juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia
mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, beranganangan sendiri. Sebagai
perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan
bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan,
kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri
dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi
anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab
kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi
tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan
manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial.
Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia
lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat
yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti
anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam
masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya
harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa /
negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap
individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat,
bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri.
Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada
negara
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung
jawab,melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung
jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas
dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci
melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan
segera diperingatkan oleh Tuhan dan juka dengan peringatan yang keraspun
manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan.
Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka
meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap
Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia
perlu pengorbanan.
C. Pengabdian
dan Pengorbanan
Pengabdian itu adalah perbuatan baik yang berupa
pikiran, pendapatataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih
sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan
ikhlas. Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila
orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu
berarti mengabdi kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman
dalam kesulitan,mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya
bantuan saja pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan terasa
menonjolnya seperti yang dilakukan oleh para biarawan dan biarawati.
Pada umumnya mereka itu adalah orang-orang yang
terjun diladang Tuhan karena kesadaran moralnya, karena panggilan Tuhan.
Mereka meninggalakan keluarga dan tidakakan berkeluarga. Pengabdian
terhadap negara dan bangsa yang juga menyolok antara lain dilakukan oleh
pegawai negri yang bertugas menjaga mercu suar di pulau yang terpencil.
Mereka bersama keluarganya hidup terpencil dari masyarakat ramai.
Sementara itu setiap hari tiupan angin kencang dari
laut tidak pernah berhenti,apalagi bila terjadi badai. Mereka bersunyi diri
dalam pengabdian diri demi keselamatan kapal yang lalu lalang. Kesenangan
yang dapat dirasakan oleh pegawai negri dikota tidak dapat dirasakan,
mungkin sekali-sekali bila mereka memperoleh cuti.
1. Macam-macam Pengabdian
Munculnya pengabdian karena ada Tanggung Jawab, maka pengabdian dibedakan
menjadi beberapa macam antara lain, :
·
Pengabdian terhadap Tuhan YME yaitu
penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung
jawab yang diikuti oleh pengorbanan.Misalnya : shalat,zakat,puasa.
·
Pengabdian kepada Masyarakat, karena
manusia hidup dan dibesarkan di dalam masyarakat sehingga pengabdian dan
pengorbanan sebagai perwujudan tanggng jawab terhadap masyarakat.
·
Pengabdian kepada Raja, yaitu suatu
penyerahan diri kepada raja yang melindunginya.
·
Pengabdian Kepada Negara, pengabdian yang
timbul karena seseorang merasa iktu bertanggung jawab terhadap kelestarian
negara dan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
·
Pengabdian kepada harta, karena seseorang
menganggap harta yang menghidupinya. Sehinggga tindakannya semata-mata demi
harta, bahkan rela berkorban untuk mempertahankan hartanya
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang
berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk
menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian
itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu
pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas
semata-mata.
Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda
kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kit membaca atau mendengarkan
kotbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh
tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorbanan. Perbedaan
antara pengertian pengabdian dan pengorbanan tidak begitu
jelas, karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan . Antara sesama
kawan, sulit dikatakan pengabdian karena kata pengabdian mengandung arti
lebih rendah tingkatannya.
Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan
kepada sesama teman. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian.
Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga
berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa
ada perjanjian,tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan. Pengabdian
lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak
menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan,
tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan belum
tentu menuntut pengabdian.
2. Contoh pengorbanan
·
Kesediaan guru sekolah dasar yang
ditempatkan di pelosok terpencil daerah transmigrasi adalah pengabdian yang
menuntut pengorbanan. Dikatakan pengabdian karena ia mengajar di situ tanpa
menerima gaji dari pemerintah, tanpa diurus oleh pihak berwenang usul
pengangkatannya, ia hanya bertanggung jawab untuk kemajuan dan kecerdasan
masyarakat atau bangsanya. Ia hanya menerima penghargaan dan belas kasihan dari
masyarakat setempat. Pengorbanan yang ia berikan berupa tenaga, pikiran, waktu
untuk kepentingan anak didiknya.
·
Dalam Novel Siti Nurbaya karangan Marah
Rusli, betapa besar pengorbanan gadis bernama siti Nurbaya sebagai
pengabdiannya kepada orang tua. Orang tua Siti Nurbaya tidak mampu membayar
hutang kepada Datuk maringgih. Sebagai tebusannya, Siti Nurbaya di bujuk agar
bersedia kawin dengan datuk Maringgih, si tua Bangka, walaupun sebenarnya dia
sudah mengikat janji dengan pemuda pujaannya bernama Syamsul bahri. Demi
pengabdiannya kepada bapaknya, Siti Nurbaya bersedia memutuskan hubungannya
dengan Syamsul bahri dan mau dikawinkan dengan Datuk Maringgih, walaupun dengan
perasaan yang sangat berat.
Begitulah uraian mengenai materi yang telah
disampaikan. Masih banyak kekurangan dan kesalahan dari penulis, maka dari itu
penulis berharap kritik dan saran pembaca untuk penyempurnaan materi ini.
Semoga uraian berikut dapat membantu anda sekalian.Wassalamualikum...
Source:

