Music

Jumat, 15 Januari 2016

Manusia dan Harapan

Assalamualaikum... Pada kesempatan ini saya ingin membahas materi tentang "Manusia dan Harapan". Apa saja ulasan yang ada didalamnya? Mari kita pelajari bersama. Lets check it out...

A.    Pengertian Harapan
Harapan berasal dari kata “harap” yang artinya ingin supaya sesuatu terjadi atau tercapai. Yang dimaksud dengan sesuatu adalah kebutuhan, yang terdiri dari kebutuhan ekonomis, kebutuhan biologis, dan kebutuhan psikis.
Keinginan manusia adalah kebutuhan, yang diwujudkan dengan melakukan usaha, usaha itu dilandasi oleh kemampuan sehingga mungkin tercapai atau mungkin tidak. Usaha itu sudah dijalankan tetapi belum tentu berhasil karena masih ada kekuasaan yang menentukan yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Harapan manusia adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia tersebut.
Harapan menumbuhkan sikap positif, optimis, aktif dan kreatif, karena ada unsur yang ikut menentukan yaitu usaha yang sudah dilakukan yang diukur dengan kemampuan. Kemampuan membangkitkan sikap percaya diri bahwa apa yang diharapkan akan berhasil.
Keinginan dapat dibedakan menjadi tiga macam secara berurutan berurutan yaitu:
1.      Angan – angan adalah suatu keinginan yang tidak mungkin tercapai, karena tidak didukung oleh kemampuan dan usaha.
2.      Cita – cita adalah keinginan yang mungkin tercapai dengan usaha yang di dukung oleh kemampuan. Dalam hal ini keinginan masih dalam pikiran belum terwujud dalan usaha.
3.      Harapan adalah keinginan yang mungkin tercapai dengan usaha yang sudah dimulai, karena didukung oleh kemampuan.

Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya Harapan dan Kebutuhan Manusia yaitu :
a.       Kelangsungan hidup (survival)
Untuk melangsungkan hidupnya manusia membutuhkan sandang, pangan dan papan (tempat tinggal). Kebutuhan kelangsungan hidup ini terlihat sejak bayi lahir. Setiap bayi begitu lahir di bumi menangis; ia telah mengharapkan diberi makan /minum. Kebutuhan akan makan/minum ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan hidup manusia.
b.      Keamanan ( safety )
Setiap orang membutuhkan keamanan. Sejak seorang anak lahir ia telah membutuhkan keamanan. Begitu lahir, dengan suara tangis, itu pertanda minta perlindungan. Setelah agak besar, setiap anak menangis dia akan diam setelah dipeluk oleh ibunya. Setelah bertambah besar ia ingin dilindungi. Rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan yang nampak, secara moral pun orang lain dapat memberi rasa aman. Dalam hal ini agama sering merupakan cara memperoleh kemanan moril bagi pemiliknya. Walaupun secara fisik keadaannya dalam bahaya, keyakinan bahwa Tuhan memberikan perlindungan berarti sudah memberikan keamanan yang diharapkan.
c.       Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
Tiap orang mempunyai hak dan kewajiban. Dengan pertumbuhan manusia maka tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban. Karena itu tidak jarang anak-anak remaja mengatakan kepada ayah atau ibu. “Ibu ini kok menganggap Reny masih kecil saja, semua diatur!” Itu suatu pertanda bahwa anak itu telah tambah kesadaran akan hak dan kewajibannya. Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harpan untuk mencintai dan dicintai. Sebab umumnya remaja mulai menentang sifat-sifat orang tua yang dianggap tidak sesuai dengan alamnya.
d.      Diakui lingkungan (status)
Setiap manusia membutuhkan status. Siapa, untuk apa, mengapa manusia hidup, Status itu penting, karena dengan status orang tahu siapa dia Harga diri orang antara lain melekat pada status orang itu. Misalnya ada anak haram, biarpun anak haram itu tingkah lakunya baik dan tidak berdosa sebab yang berdosa orang tuanya, namun masyarakat tetap memberikan cap yang negative.
e.       Perwujudan cita-cita (self actualization)
Selanjutnya manusia berharap diakui keberadaannya sesuai dengan keahliannya atau kepangakatannya atau profesinya. Pada saar itu manusia mengembangkan bakat atau kepandaiannya agar ia diterima atau diakui kehebatannya.

B.     Apa Sebab Manusia Mempunyai Harapan
Penyebab manusia mempunyai harapan adalah dorongan kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Dorongan kodrat adalah sifat,keadaan atau pembawaan alamiah sejak manusia di ciptakan. Dorongan itulah yang menyebabkan manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup dan untuk memenuhinya manusia harus bekerja sama dengan orang lain.
Tidak hanya orang yang masih hidup saja yang mempunyai harapan,orang yang sudah meninggal pun mempunyai harapan,biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli waris nya.Tentang besar kecilnya harapan seseorang dapat di tentukan oleh kepribadian orang itu sendiri.Untuk itu dengan memiliki kepribadian yang kuat kita akan dapat mengontrol harapan se efektif dan se efisien mungkin sehingga hasilnya tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain untuk masa kini dan masa yang akan datang.

C.     Pengertian Doa
Doa bererti memohon atau meminta sesuatu yang baik daripada Allah s.w.t yang Maha Pemurah. Allah s.w.t. menyuruh orang-orang Islam berdoa atau meminta sesuatu kepadaNya seperti firman di bawah yang bermaksud:
Dan Tuhan kamu berfirman: “Berdoalah kepada Ku nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa kepadaKu, akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina.” (Surah Al-Mu’min:60)

D.    Kepercayaan
Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1.      Kepercayaan pada diri sendiri
2.      Kepercayaan pada orang lain
3.      Kepercayaan pada pemerintah
4.      Kepercayaan pada Tuhan

E.     Kepercayaan dan Usaha Untuk Meningkatkan
Usaha Manusia untuk Meningkatkan Rasa Percaya Pada Tuhan
1.      Meningkatkan ketaqwaan dengan beribadah kepada Tuhan
2.      Meningkatkan pengabdian pada masyarakat
3.      Meningkatkan rasa cinta kita pada sesama dengan saling menolong dan menjadi orang yang dermawan
4.      Mengurangi nafsu untuk mengumpulkan harta yang berlebih
5.      Menekan rasa negatif, iri, dengki, benci dan dsb.

Begitulah uraian mengenai materi yang telah disampaikan. Masih banyak kekurangan dan kesalahan dari penulis, maka dari itu penulis berharap kritik dan saran pembaca untuk penyempurnaan materi ini. Semoga uraian berikut dapat membantu anda sekalian.Wassalamualaikum...

Referensi :
·      http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-harapan
·         http://persisalmujaddid.blogspot.com/2013/03/macam-macam-doa.html
·         http://dimyati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/20106/bab11-manusia_dan_harapan.pdf